Konflik Internal di Tubuh Arema

by on December 28, 2009

Sebagai buntut dari kisruh internal Arema Malang, ratusan suporter yang tergabung dalam Aremania mendatangi kantor tim kebanggaannya. Mereka menanyakan kejelasan atas kasus ini. Bagaimana tanggapan pihak klub?

Ratusan Aremania meluruk Kantor PT.Arema Indonesia di Jalan Sultan Agung, Kota Malang, Kamis (24/12/2009), siang.

Kedatangan mereka sendiri ingin menanyakan secara langsung kepada jajaran manajemen mengenai konflik yang tengah terjadi hingga berbuntut pelatih Robert Albert serta para pemain meninggalkan klub berjuluk Singo Edan ini.

Ratusan Aremania ini langsung ditemui oleh direktur PT. Arema Indonesia Gunadi Handoko, dalam pertemuan itu Aremania meminta manajemen segera menyelesaikan kewajiban dan membawa kembali para pemain dan pelatih ke Arema.

“Kami ingin para pemain dan pelatih kembali, bagimana caranya,” kata Nanang salah satu Aremania kepada manajemen.

Dicerca berbagai pertanyaan Gunadi Handoko akhirnya membeberkan bahwa pihaknya selama ini telah memenuhi kewajiban untuk membayar uang muka pelatih dan dua pemain asing asal Singapura. Dan tidak benar jika selama ini manajemen tidak bersikap profesional.

“Kami sudah penuhi kewajiban kami. Tidak benar jika selama ini kami tidak bersikap profesional,” tegas Gunadi.

Gunadi juga menuding kasus sekarang tengah mencuat di tubuh Arema ini merupakan adu domba oleh pihak tertentu. “Ini ada yang adu domba, karena ingin Arema bubar,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu sesuai dengan permintaan Aremania, Gunadi akan segera
menyelesaikan dengan menggelar pertemuan bersama jajaran managemen serta pemegang saham. “Kami akan adakan pertemuan, dan tunggu keputusannya,” tutur Gunadi.

Mendapat angin segar dari manajemen ratusan Aremania kemudian membubarkan diri. Kendati demikian, mereka akan menagih janji manajemen untuk mengembalikan para pemain dan pelatih untuk bertanding pada laga lanjutan Indonesia Super Liga (ISL) mendatang.

Seperti diberitakan sebelumnya, kondisi internal Arema Malang memanas, usai Albert mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap manajemen, Rabu (23/12/2009).

Sumber : detiksport

Incoming search terms for the article:

Leave a Comment

Previous post:

Next post: